Pertolongan Pertama pada Kucing Sekarat Pasca Keguguran

Pada artikel kali ini mimin mencoba untuk sharing pengalaman kisah nyata mengenai air kelapa muda dan kucing.

Apa hubungannya air kelapa muda dan kucing?

Berikut kisahnya…

Kisah ini berawal dari kucing mimin bernama Joshie seekor kucing persia betina yang sedang hamil tua. Usia Joshie saat itu sudah 2 tahun. Joshie merupakan kucing pintar yang manja dan lincah.

Masa kehamilannya Joshie saat itu telah memasuki usia 1 bulan 2 minggu. Sejak awal kehamilan, Joshie selalu bersikap hiper aktif seperti biasanya yaitu senang melompat dan berlari. Tak jarang juga Joshie mengganggu bahkan sampai berkelahi dengan Mellodi (Kucing Persia campuran Exotic Short Hair betina berusia 1,5 tahun).

Singkat cerita, keluarlah cairan bening dari alat kelamin Joshie. Awalnya mimin mengira Joshie akan segera melahirkan. Detik demi detik, menit hingga hitungan jam janin tak kunjung keluar (dilahirkan).

Hingga akhirnya tetesan darah lah yang keluar dari alat kelaminnya. Tidak lama setelah darah tersebut menetes, Joshie mengalami kontraksi dan melahirkan anaknya dalam kondisi telah mati alias si kucing mengalami keguguran.

Usai mengurus mayat anakannya, mimin melihat Joshie mengalami kontraksi lagi dan mengeluarkan cairan bercampur darah dari alat kelaminnya.

3 hari berlalu, awalnya darah sudah tidak menetes keluar dari alat kelaminnya lagi. Namun malam itu Joshie si kucing kesayangan mimin panas tinggi dan kondisinya lemah tak berdaya dengan bulu dan tubuhnya berlumuran cairan bercampur darah. Mimin sudah tidak bisa berbuat banyak lagi dikarenakan saat itu klinik-klinik dokter hewan terdekat sudah tutup.

Saat tengah malam, Joshie berhenti merintih dan hanya berbaring tak bergerak sedikit pun. Mimin mencoba menyentuh beberapa bagian tubuhnya yang bisa memancing kemarahannya namun Joshie tetap tidak bergerak. Joshie hanya terbaring dengan mata yang tak henti mengeluarkan air mata dalam jumlah banyak.

Ketika mimin mengangkat dengan cara menjepit punuknya, Joshie tidak menunjukan pergerakan sama sekali. Joshie justru lemas, semakin panas dan sangat kurus.

Dalam kesedihanya, mimin hanya bisa berdoa sembari meratapi si Joshie anak kesayangan mimin dalam kondisi seperti itu.

Mimin sempat mengikhlaskan jika Joshie memang harus pamit saat itu juga. Sebab tatapan antara mimin dan Joshie hanya ditemani airmata keduanya.

Hingga tiba saatnya Joshie memejamkan matanya, seketika itu juga mimin pun panik dan teringat mengenai air kelapa muda yang mengandung zat zat berkhasiat yang bisa membantu menyembuhkan luka. Karena menurut mimin kondisi Joshie seperti ini pasti disebabkan oleh infeksi yang sedang dialaminya pasca keguguran.

Mimin bergegas mengambil Hidr* Coc* dari dalam lemari pendingin, memasukannya kedalam tabung suntikan dan menyuntikannya melaui mulut Joshie.

Mimin melakukannya berkali kali sampai perut Joshie terlihat menjadi sangat besar mengembung berisi Hidr* Coc*.

Satu jam kemudian, sesuatu terjadi. Joshie mendadak bergelinjang lost control hingga menjebol fentilasi kecil di bawah pintu kamar mandi yang berbahan pelastik itu. Awalnya mimin mengira ini lah saatnya Joshie mengalami sakratul maut.

Dan ternyata itulah keajaibannya. Joshie berlari keluar melalui fentilasi kecil yang ia dobrak. Joshie menghampiri mimin, menatap mimin dan menggesekan lehernya ke kaki mimin. Sepertinya Joshie memberi tanda meminta dielus.

Mimin pun mengelus Joshie hingga kita tertidur bersama.

3 hari kemudian, Joshie sudah tampak sehat dan segar. Tidak ada lagi darah yang menetes. Badannya gemuk lagi dan gerakannya lincah kembali. Sepertinya Joshie mengalami kenaikan berat badan dengan cepat karena mengonsumsi Hidr* Coc* selama masa penyembuhannya. Selain itu mimin selalu memberikan Joshi kuning telur untuk sarapan dan wishk*s basah saat sore hari. Diselingi juga Roy*l Can*n Hair and Skin.

Dan weekend pun tiba. Saatnya memandikan Joshie, mendandaninya dan memeriksakan ke dokter.

Alhamdulillah Joshie sudah sehat wal afiat.

Semoga pengalaman Mimin dan Joshie ini bisa membantu teman-teman semua ketika menghadapi kejadian yang sama pada kucing kesayangan kalian. Jangan lupa dishare ke teman-teman kalian agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi pada kucing kesayangan kita semua.

Baca juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *